Sulitnya memperoleh komitmen (dari diri sendiri Loh!) December 10, 2008
Posted by setiawanbandung in Uncategorized.add a comment
Terus terang, saya sering menghadapi situasi dimana saya merasa sangat kebingungan alias hilang arah kalee yaa.., untuk mengeksekusi “program2″ kerja yang telah saya niatkan sebelumnya.

Lebih parah lagi, selain rasa bersalah yang muncul, rasa bahwa diri ini begitu bodoh!, begitu mendominasi. Belum lagi ditambah bonus feeling guilty dan uncomfortable , ada satu rasa lagi yang muncul ketika saya berhadapan dengan hal di atas. Yaitu perasaan sedih.
Gilee…, perasaan yang muncul negatif semua rupanya!
Yup, but sejujurnya itulah yang saya rasakan. Rasa bersalah, bodoh, dan sedih, mengingat “kebingungan” itu muncul ketika pekerjaan yang harus dikerjakan adalah banyak bin bejibun.
Meski telah 4 tahun ini saya tidak lagi kerja untuk orang lain, sisi lain dari diri saya (sebagai bos), merasa sangat dikecewakan oleh sisi lain dari diri saya (sebagai karyawan). Dan sisi lain dari diri saya (karyawan) itu, pada konteks ini, menyerah tanpa syarat alias mengakui kesalahannya.
Nah Lo!
Start Over Again December 9, 2008
Posted by setiawanbandung in Uncategorized.add a comment
Yup, mau gak mau kita harus berari starover again…alias, berubah…

Mencoba berhitung…1+1 September 27, 2008
Posted by setiawanbandung in Suasana Puasa 1428 H.add a comment
Bulan Ramadhan, memungkinkan kita untuk berfikir jauh lebih tenang dan bening, tanpa ‘ditunggangi’ nafsu and ‘passions’ yang tidak disadari telah memotong tingkat produktivitas kita dari sisi krusial waktu dan resources turunan lainnya.
Observasi kecil-kecilan terhadap aktivitas pribadi setiap hari, dimulai dengan bangun “pagi”, mandi dan sarapan (setidaknya 30 menit plus kopi dan rokok 15 menit, total jendral 45 menit).
Oh ya, definisi “pagi” ini gak strict loh, tergantung ‘mood’. Kadang pagi berarti sebelum azan subuh, kadang pagi, berarti 5.30, kadang pagi (ini yang paling sering) jam 6. 15. Nah lo!
Let’s move on,
tibalah saatnya di kantor. Setelah chit-chat dengan full speed dan bebasnya (full speed karena amunisi sarapan di rumah dan bebas karena ‘bebas’ berbicara tentang ‘apapun’, mulai dari gossip terbaru, ampe hal2 pribadi yang terjadi malam sebelumnya he..he..), simpan tas kerja, en……..menuju dispenser deh.., bikin kopi lagi (5 menit)…, simpan di meja, en nyelonong ke minimarket sebelah beli rokok-lagi-(10 menit).
Yup, akhirnya sambil nyalain pc en cek email dan situs-situs ‘penting’ (nah ini juga kadang seringnya nyasar ke situs pe*ting) sambil minum kopi en nyalain rokok, total jenderal 20 menit.
Yuk, udah dulu deh. Sampe disitu aja, 45+5+10+20= 80 menit alias 1 jam 20 menit. Makyuss!
So, what the connections ‘bout?
Sederhana aja deh, di bulan Ramadhan ini, gak ada acara sarapan en ngopi, baik di rumah maupun di kantor, gak ada acara full speed and free chit-chat ma tmen kantor, en tentu saja gak ada acara nyasar ke situs-situs ‘hobi kita bersama’…he..he..
Gitu gak ya?
Setelah 14 Tahun Berlalu…(siga judul pilem wae..) September 26, 2008
Posted by setiawanbandung in Suasana Puasa 1428 H.2 comments
Alhamdulillah, setelah 14 taun, akhirnya kita bisa ketemuan.
Deuh eta mah, rerencangan meni asa lami teh, dongkapna teh…sampei sy nundutan (cik teguh, puasa teu nya, sayah)
Angka 14 tahun, emang berlebihan seey, tapi just remembering our graduation days, 14 years ago.
Tepatnya 2 minggu gak ketemu ma komisaris Cheetooz, AA Ade Arifin (jadi inget ka Amel, sok moyokan Mang Ade nu icalan teh botol…:)

Tepatnya 3 taunan gak ketemu Mas Prihandoyo, Bos yang nyetakin “yang ijo2 itu loh” yang buat kita pergi pagi pulang petang, demi yang ‘ijo-ijo.

Tepatnya 10 taun gak ketemu Kang Ridwan, COO, tukang bikinin BTS berjalan yang salah satunya selalu nangkring di pinggir tol padaleunyi sebelah kiri arah Bandung, 5 km radius Purwakarta (he..he.., sok detail yeuh.., sayah)
Ketemu 3 sohib ini, jadi kangen neey, ma sohib2 laennya, kamarana nya…?
Pasti ada hikmahnya deeh.. September 10, 2008
Posted by setiawanbandung in Suasana Puasa 1428 H.add a comment
Seperti biasa, karena badan terasa cape bangeds, jam 11 malam (barusan), aq buru2 cabut dari warnet.
Selain lelah, yah.., ternyata di luar hujan deras!
Mu gimana lagi, yaudah, bayar di kasir, ke basement, ambil motor.., jalan deh.
Jam 12 kurang 1/4, dah nyampe rumah. Karena gak ada makanan yang ‘menggiurkan’ bikin indomie deh.
Kurang lebih, setengah jam berlalu.
Tiba2…
Deg!!!
Flashdisk ketinggalan….(aq baru nyadar, ternyata flashdisk ketinggalan di warnet)
Wah…., tanpa ‘ba bi bu’ ma orang rumah, aq keluarin lagi deh.., motor dari rumah, dan menuju warnet ini.
Pertolongan Allah, memang selalu ada. Pas nyampe si operator bilang, bahwa flasdisk ‘tak bertuan’ ada di dia.
Gw ambil deh….
(Emh………., duh…, data2 di flasdisk itu kan confident semua, mulai dari rekening bank, RAB project, dll. But mu gimana lagi………….)
Akhirnya.., mau gak mau juga, abisin waktu bwad, rubah semua password email, web, de el el, karena takut sesuatu ‘gak nyaman’ bisa terjadi.
Gitu deh…., setelah semua ‘terasa beres’, coba bikin post deh….
UAGH……………., ngantuk euy..
Ramadhan Hari Ke berapa ya..? September 9, 2008
Posted by setiawanbandung in Suasana Puasa 1428 H.Tags: Add new tag, bathin, kosong, makna, puasa, ramadhan
add a comment
Kuakui, meski dilewati dengan sepenuh hati, namun kesadaran telah berapa harikah puasa yang kujalani, seolah tak ada jawab yang pasti.
Lho koq bisa gitu seeh?
Yah, itulah faktanya.
Fakta ini kiranya merupakan otokritik atas kondisi diri pribadi, sampai sejauh mana sebetulnya “keseriusan” dan “kesepenuh hatian” menjalani kewajibanku sebagai umat muslim.
Kembali ke pertanyaan di atas, hari ke berapa, tentu saja hari ini adalah hari ke 9, karena hari ini 9 September 2008, dimana hari puasa pertama adalah 1 September 2008.
Namun sesungguhnya, makna intrinsik dari pertanyaan “hari ke berapa ya?” itu adalah, kekosongan dan kehampaan bathin, akibat dari belum kuatnya pilar Iman, sehingga ke 9 hari yang telah dilalui ini, lebih termaknai sebagai ‘gak boleh makan dan minum di siang hari’ saja. That’s it.
Bagaimana dengan makna puasa/shaum yang sesungguhnya?
Deuh, jangankan sampe makna sesungguhnya deh. Yang jelas di hari pertama puasa, justru aku terlibat pertengakaran ma bini “gw lupa deh” apakah pertengkaran kecil, or kecil-kecil yang kemudian jadi besar. He..he..
So, what you’re going to do my friend?
Yah, gak tau…, jalanin aja kalee ya…, Let’s it flow.. till u find air terjurn…,





